Mengatasi salah ketik di BlackBerry 10

Auto Correct di BlackBerry 10
Sejak pertama diluncurkannya BlackBerry 10 dengan model pertamanya yaitu BlackBerry Z10 hingga BlackBerry terbaru yaitu BlackBerry Passport sudah ada fitur predictive keyboard dan Automated Assistance atau Auto correct . Predictive keyboard adalah prediksi kata yang diberikan ketika kita akan mengetikkan suatu kata, sebelum kita selesai menyelesaikan pengetikan satu kata, Blackberry 10 sudah memberikan beberapa prediksi kata nya. Sehingga bila kita mengetik tulisan yang banyak tentu akan mempermudah dan mempercepat. Saya sendiri sering menggunakan fitur ini baik prediksi dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Sedangkan Automated Assistance atau bisa disebut sebagai auto correct adalah mengubah kata bila kata tersebut dianggap salah atau tidak ada di vocabulary BlackBerry 10. Kata-kata yang tidak sesuai  atau dianggap salah tersebut akan digantikan sesuai kata baku yang ada di vocabulary BlackBerry 10, Dan kita bisa men set nya untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris atau bahasa lainnya. Sebagai contoh ketika kita tidak sengaja mengetik kata "sayi" maka secara otomatis kata tersebut akan dirubah menjadi "saya". Tentu ini membantu kita untuk mengkoreksi secara otomatis oleh perangkat BlackBerry ini.

Namun sayangnya kadang ketika kita mengetikkan kata-kata yang tidak baku, kata-kata keseharian atau kata-kata gaul, maka secara otomatis akan di rubah menjadi kata yang mendekati kata tersebut yang kadang tidak sesuai dengan yang kita inginkan, atau juga ketika mengetikkan suatu nama bila tidaka ada dalam vocabulary maka nama tersebut akan dirubah. Terkadang saat mengetik kita melihat hasil ketikkan dan bisa mengkoreksinya jika salah, namun kadang juga ketika mengetikkan kalimat yang panjang dan terburu-buru kita tidak sadar beberapa kata sudah dirubah secara otomatis, hasilnya beberapa kata dan kalimat menjadi berubah arti.

Cara Menonaktifkan Auto correct

Fitur ini disediakan untuk membantu penggunanya jika terjadi kesalahan, namun bila kita tidak menginiginkannya dengan alasan tertentu, maka kita dapat menonaktifkannya. Termasuk menonaktifkan predictive keyboard atau auto correct atau keduanya.

  • Masuk ke menu setting
  • PIlih Language and Input lalu cari menu Predictive and correction
  • Pada bagian Auto Correct, anda dapat menonaktifkan dengan meggesar tombol ke posisi "o"
  • JIka anda ingin menonaktifkan predictive keyboard maka dibagian show predictive anda nonaktifkan.
Language and Input Setting

Turn off auto correct

Setalah anda menonaktifkan ini maka pesan yang anda kirim akan sesuai dengan pesan yang anda tulis.



Mengenal fitur-fitur baru di kamera BlackBerry 10.3

Camera on OS 10 3
Kamera merupakan salah satu fitur yang ada di hampir semua smartphones mulai dari yang beresolusi kecil hingga beresolusi tinggi belasan bahkan puluhan mega pixel dengan didukung oleh prosesor yang saat ini sudah dapat dibilang cepat sekelas dual core ataupun quad core. Kamera menjadi salah satu pertimbangan bagi sebagian orang ketika ingin membeli smartphone, ukuran resolusi kamera sampai fitur fitur yang ada didalamnya menjadi pertimbangan untuk memilih smartphone yang akan dibelinya. Untuk resolusi kamera yang dipilih, tentunya akan tetap seperti itu tanpa ada perubahan resulusi kecuali perubahan resolusi karena manipulasi software. Sensor kamera yang berupa perangkat hardware tidak akan berubah resolusinya kecuali merubahnya dengan sensor kamera yang lain, namun sejauh ini saya belum dengar ada upgrade kamera menjadi resolusi yang lebih tinggi, termasuk upgrade sensor untuk digital kamera sekalipun.
Namun dari sisi fitur atau software biasanya terus berubah dengan kemampuan - kemampuan yang baru atau yang lebih baik. Di BlackBerry 10 sendiri beberapa fitur yang sudah ada sejak awal peluncuran yaitu time shift dan juga editor untuk hasil photo. Dan dengan OS BlackBerry 10 terbaru yaitu versi 10.3 banyak perubahan-perubahan dari versi sebelumnya yaitu versi 10.2.1. Dari OS versi 10.2.1 kebawah, hampir sedikit perubahan-perubahan di sisi fitur kamera namun sejak versi 10.3 ada beberapa perubahan yang menurut saya cukup significant. Selama menggunakan OS versi 10.3 yang tentunya versi resminya yang sudah terinstal di Blackberry Passport, saya merasakan beberapa perubahan dan beberapa diantaranya saya merasa sulit karena sudah terbiasa dengan vitur dan kebiasaan lama.

Beberapa perubahan  pada kamera di OS versi 10.3


1. Penggunaan tombol shooter di OS 10.3 yang mana  Di OS sebulnya untuk pengambilan gambar cukup mentap di layar mana saja  maka kamera langsung mengambil gambar. Namun di versi OS 10.3 ini untuk mengambil gambar harus menggunakan tombol shooter yang ada di bagian bawah berbentuk lingkaran dengan icon camera berwarnah putih dan biru.  Bagi yang terbiasa menggunakan kamera di OS 10.2.1 akan teras kagok karena terbiasa men tap di sembarang tempat di dalam layar display.
Shutter button BB 10.3


2. Sudah ada timer untuk melakukan shooter, jadi kita dapat melakukan foto selfie tanpa harus memegang perangkat Blackberry 10 lagi. Opsi untuk timer tersebut terdiri dari 3 detik dan 10 detik.

3. Pengambilan gambar Panorama,  Panorama adalah gambar dengan sudut lebar yang biasanya kamera normal hanya dapat mengcapture dengan sedut sekitar 90 - 120 derajat, namun dengan fitur panorama ini kita dapat mengambil gambar dengan sudut 360 derajat. Tentunya kamera  akan mengambil gambar beberapa gambar dengan arah berputar yang nantinya akan disatukan menjadi satu gambar yang diolah oleh kamera.
Fitur Kamera BB 10.3

Beberapa fitur lainnya yang sudah ada sebelumnya diantaranya :

* Time shift mode
* Burst mode
* HDR mode
* auto focus
* Stabilisation
* Ratio gambar
* Editor gambar

Bagi yang sudah menggunakan OS versi 10.3 dapat meng explore fitur-fitur tersebut yang mungkin belum anda sadari, namun bagi yang belum menggunakan OS versi 10.3 khususnya versi yang resmi nya, maka silahkan menunggu yang harusnya tidak akan lama lagi keluar. karena OS versi 10.3 yang resminya ini sudah jadi dan sudah digunakan di BlackBerry passport seperti yang saya gunakan saat ini. Tinggal menunggu waktu saja untuk dikeluarkan secara resmi untuk semua model BlackBerry 10.



Mengatasi Memori Card atau SD Card error di BB10

SD Card error
Media penyimpanan perangkat smartphone terbagi dua yaitu internal dan external, yang mana internal merupakan komponen atau chip yang dapat menyimpan memory atau bila dianalogikan dengan komputer maka internal memory adalah hard disk nya. Salah satu fungsi utama dari internal memory adalah untuk menyimpan operating system perangkat smartphone itu dan juga aplikasi-aplikasi tambahannya, selain dipakai untuk menyimpan OS dan aplikasi juga biasanya ada sisa dari memory itu sendiri yang masih bisa digunakan untuk menyimpan file atau data-data pribadi seperti dokumen, lagu atau gambar.
Selain memory internal basanya perangkat ponsel dilengkapi dengan port untuk menambahkan memory external, dan seperti perangkat BlackBerry biasanya berupa micro SD. Memory external ini difungsikan untuk menyimpan data yang mungkin tidak mencukupi bila menggunakan memory internal saja. Ada banyak jenis memory external dipasaran dengan ukuran yang beragam pula, semakin besar kapasitas nya makan semakin besar data yang dapat disimpan, namun setiap perangkat memiliki batasan untuk dapat mensupport kapasitas memory external, sebagai contoh BlackBerry Passport dapat mensupport atau dapat dipasangi external memory sampai 64 GB sedangkan model lainnya mungkin hanya support sampai 16 GB atau 32 GB.
Kita kadang menyimpan data-data yang kita anggap penting di memory external, dan ada kemungkinan bahwa memory external ini dapat rusak ataupun tidak terbaca sehingga data yang kita simpan bisa hilang. Saya akan membagikan beberapa tips untuk mengatasi SD card error yang mungkin masih bisa kita perbaiki atau masih bisa diselamatkan datanya.

Penyebab SD Card tidak terbaca atau error

Sudah banyak memory card yang saya gunakan dan ada beberapa yang rusak karena kesalahan saya atau karena memang kualitas hardwarenya yang kurang bagus. Beberapa penyebab yang saya ketahui diantaranya :
Menghapus data yang banyak dan besar, ini pernah saya lakukan ketika menghapus data map yang filenya banyak dengan ukuran yang besar melalui komputer. Yang terjadi adalh proses tertahan di tengah jalan dan memory card langsung corupt dan tidak bisa digunakan. Seharusnya saya menghapus menggunakan aplikasi map itu sendiri di perangkat.
Memindahkan memory card ke perangkat yang berbeda OS. Maka disarnkan jika SD card atau memory card ingin digunakan di ponsel dengan OS yang berbeda agar di format terlebih dahulu sesuai OS yang digunakan atau amannya diformat melalui ponsel yang digunakan.
Kerusakan dari sisi hardware SD card yang tanpa sebab, mungkin karena kualitas yang kurang bagus atau memang pemakaian yang sudah lama  yang menurunkan kwalitas fungsi sebagai media penyimpanan.
Mungkin masih banyak alasan mengapa memory card bisa rusak namun itu beberapa penyebab yang pernah saya alami.

Mengatasi Masalah SD Card Error atau tidak terbaca

Bila SD card kita tidak terbaca ada beberapa cara yang bisa kita lakukan yang mungkin masih dapat memperbaiki kerusakan tersebut atau dapat mengembalikan data-data yang ada didalamnya:

Membersihkan SD Card

Step awal bila SD card tidak terbaca periksa fisiknya, lalu bersihkan lempengan yang berwarna kuning yang biasanya terkoneksi dengan pin konektor di perangkat. Cara membersihkan dengan menghapus menggunakan penghapus pensil dampai terlihat bersih atau mengkilat. Lalu pasang dan periksa apakah sudah dapat berfungsi kembali.


Error checking dan Defrag

Bila data yang ada di SD card sangat penting dan tidak ingin kehilangan datanya maka cara lain adalah melaukan Scan untuk mengecek error dan/atau defrag melalui komputer. Untuk melakukan ini maka SD card harus dilepas dan di hubungkan ke komputer melalui card reader atau bila komputernya sudah tersedia port untuk kartu memory maka bisa langsung dimasukkan. Bila sudah masuk dan terdeteksi maka pilih drive SD card tersebut lalu klik kanan dan pilih properties, akan keluar windows baru dan pilih tab tools disana ada menu error checking dan defrag. Anda dapat melakukan kedua action tersebut yang harusnya tidak memakan waktu lama karena kapasitas yang tidak terlalu besar.

Menghapus dan Memformat melalui Ponsel

Berdasarkan pengalaman bahwa SD card yang digunakan di ponsel berisi data-data yang sesuai dengan ponsel, bila terjadi corupt maka disarankan untuk menghapus atau memformatnya melalui perangkat Blackberry. Untuk melakukan erase atau format dengan masuk ke menu setting lalu pilih storage and access, Didalam sana terdapat beberapa opsi untuk menghapuse/erase atau memformat, namun disarankan untuk memformat dibandingkan harus mengerase, karena dengan memformat akan membuat format partisi sesuai dengan OS perangkat.

Memformat melalui Komputer

Bila tidak memungkinkan untuk memformat melalui perangkat maka dapat silakukan format melalui komputer, namun sekali lagi ini opsi terakhir bila tidak bisa dilakukan melalui perangkat BlackBerry. Lepas lalu masukkan SD card ke komputer lalu pilih drive SD card tersebut lalu klik kanan akan keluar list menu lalu pilih format.

Panduan ini dapat diaplikasikan untuk BlackBerry 10 atau perangkat smartphone secara umum. Bila cara-cara diatas tidak bisa dilakukan atau bisa dilakukan namun tetap tidak dapat diakses atau ada pesan error lainnya, maka kemungkinan SD card tersebut sudah rusak secara fisik nya karena didalam sana terdapat komponen aktif yang bisa terjadi kerusakan.  Bila anda menyimpan data-data penting maka sebaiknya untuk membackupnya melalui harddisk internal, harddisk external, DVD rom atau disimpan di cloud.

BlackBerry Blend: Mengirim BBM, email, pesan melalui komputer

BlackBerry Blend
BlackBerry sudah membuat perangkat antar muka yang dapat menghubungkan perangkat Blackberry  terhubung ke komputer dan dapat mengatur pengorganisasian pesan melalui komputer yang dinamakan BlackBerry Blend. Jika pengguna BlackBerry 10 sudah mengenal BlackBerry Link atau pengguna BlackBerry versi 5/6/7 sudah mengenal BlackBerry Desktop Manager. JIka sudah sering menggunakan kedua aplikasi tersebut tentu sudah paham apa fungsi dan kegunaan dari aplikasi tersebut. Diantaranya adalah untuk membackup data dan melakukan update software, namun belum bisa untuk mengolah pesan melalui komputer yang sekarang sudah bisa dilakukan oleh BlackBerry Blend. Sebaliknya Blackberry Blend tidak bisa untuk melakukan backup atau upgrade software. Dengan BlackBerry Blend ini pengguna dapat mengakses pesan, notifikasi, document, calender, contact dan media secara real time yang dapat diakses melalui komputer windows ataupun Mac juga dapat diakses melalui tablet.

Fitur - Fitur Blackberry Blend

 Berikut ini beberapa fitur BlackBerry Blend yang dapat di akses melalui komputer, MAc atau tablet :
  • Melihat dan merespon pesan dan chat dari account yang berbeda di Blackberry Hub
  • Akses BBM chat, group dan BBM Channels
  • Akses SMS
  • Melihat agenda
  • Membuat event calender dan merubah yang sudah ada
  • Transfer file dari perangkat Blackberry ke komputer, Mac atau tablet
  • Jika perangkat Blackberry sudah terkoneksi dengan BlackBerry Enterprise Server (BES) maka akan dapat melakukan browsing dengan secure connection.

System yang dibutuhkan untuk BlackBerry Blend


Perangkat BlackBerry : 



Computer :


  •      Support IPv6
  •      Windows 7 atau yang lebih tinggi
  •      Maxc OS X 10.7 atau yang lebih tinggi

Tablet :

  •       Android 4.4 atau yang lebih tinggi
  •       iOS 6.0 atau yang lebih tinggi

Koneksi:

  •        WiFi, mobile, USB connection


Cara install Blackberry Blend

Untuk menginstal aplikasi ini cukup mudah sama seperti menginstall BlackBerry Link atau aplikasi BlackBerry lainnya. Langkah pertama adalah dengan mengambil source BlackBerry Blend nya dengan mengakses ke www.blackberry.com/blackberryblend. Setelah source software sudah di download lalu lakukan proses instal dan ikuti instruksi nya sampai selesai.
Download BlackBerry Blend

Cara Set up Blackberry Blend

Setelah aplikasi sudah diinstal di perangkat komputer atau tablet,  maka selanjutnya anda harus melakukan pairing dengan perangkat Blackberry 10 anda, dan anda dapat men setup lebih dari satu Blackberry 10 yang terhubung dengan perangkat dengan BlackBerry Blend.

  • Buka BlackBerry Blend yang sudah diinstal
  • Untuk melakukan pairing dengan antara komputer dengan perangkat BlackBerry dapat dilakukan dengan salah satu cara berikut.
  • Jika perangkat terhubung dengan kabel USB, maka klik USB cable connection. Jika anda memilih opsi ini, anda akan menggunakan USB cable connection setiap kali anda terhubung ke BlackBerry Blend
  • Jika perangkat anda terhubung melalui jaringan Wi-Fi atau mobile network, klik Wireless Network Connection.
Sign in dengan BlackBerry ID anda, ketika kotak pemberitahuan muncul untuk memferifikasi bahwa password antara perangkat dan komputer adalah sama. Jika perangkat menggunakan password untuk memproteksinya, maka masukkan passwordnya.

Saya sendiri sudah mencobanya dengan menggunakan perangkat Blackberry Passport yang sudah terinstal OS resmi versi 10.3 yang dihubungkab ke laptop menggunakan kabel USB. BlackBerry Blend ini sangat membantu pada saat di meja kerja dengan perangkat terhubung ke Laptop. Kita dapat mengetik BBM dengan cepat dan mudah menjelejahinya karena tampilan yang lebih besar dan juga akses menggunakan keyboard laptop. Dan salah satu fitur yang benar-benar membantu ketika ada email masuk maka akan ada notifikasi di tampilan komputer dan email yng masuk melalui BlackBerry lebih cepat dibandungkan dengan outlook yang terinstal di laptop tersebut. Anda dapat mencobanya dengan mengikuti panduan diatas, setelah versi OS 10.3 terinstal terlebih dahulu tentunya.





Harga BlackBerry Passport disertai Spesifikasi dan Review langsung

BlackBerry Passport
BlackBerry Passport yang merupakan model terbaru BlackBerry dari kelas BlackBerry 10 sudah resmi diluncurkan pada tanggal 24 September 2014. Negara pertama yang merasakannya model terbaru ini adalah Amerika yang tentunya beberapa operator disana sudah menawarkan bundling atau kontrak untuk Passport ini salah satunya adalah AT&T.Saat  ini saya sudah dapat merasakan langsung BlackBerry model terbaru ini, yang bila dilihat dengan sekilas bahwa Blackberry Passport ini memiliki bentuk yang berbeda dengan model smartphone secara umum. Bila sebelumnya saya sudah me review mengenai BlackBerry passport ini namun itu berdasarkan info yang didapat dari para reviewer yang sudah menggunakannya. Namun untuk saat ini saya dapat mereview berdasarkan apa yang saya rasakan setelah beberapa hari menggunakan BlackBerry passport ini.

Harga BlackBerry Passport

BlackBerry Passport sudah resmi diperkenalkan dan diluncurkan untuk pasar Indonesia dengan harga yang ditawarkan adalah Rp. 9.599.000,- . Namun BlackBerry bekerja sama dengan opeartor selular yaitu Indosat dan XL dengan penawaran Bandling dan juga bonus khusus yang diberikan oleh kedua operator tersebut. Untuk Harga terupdate anda dapat melihatnya di Lazada untuk Harga BlackBerry Passport .
BLACKBERRY PASSPORT - by Lazada
Harga BlackBerry Passport by Lazada
Rp.8.325.000

Spesifikasi BlackBerry Passport

Bentuk yang tidak biasa namun juga spesifikasi yang tidak biasa juga. Jika dari semua BlackBerry 1o yang sudah dikeluarkan oleh BlackBerry ditanamkan processor dual core, namun yang baru di BlackBerry Passport ini adalah menggunakan processor kuad core atau 4 inti processor. Selain Processor yangberbeda dari model sebelumnya, ada beberapa spesifikasi yang juga berbeda dari model-model sebelumnya. Untuk mengetahui apa saja yang berbeda anda dapat melihat di spesifikasi lengkapnya berikut:

BlackBerry Passport Three



Specifications
2G Network
GSM
3G Network
HSDPA
4G Network
LTE
Weight
194 g (6.84 oz)
Keyboard
Qwert + Virtual Keyboard
Type Display
IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size Display
1440 x 1440 pixels, 4.5 inches (~453 ppi pixel density)
Multitouch
Yes
3.5mm jack
Yes
External Memmory
Micro SD up to 64 GB
Internal Memmory
32 GB, 3 GB RAM
Speed
HSDPA, HSUPA. LTE
WLAN
Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot
Bluetooth
Yes
NFC
Yes
Infrared port
No
HDMI
Yes
USB
Yes, microUSB v2.0
Primary Camera
13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, optical image stabilization, LED flash
Secondary Camera
2 MP, 720p
Video
OS
BlackBerry 10.3 OS
Chipset
Qualcomm MSM8974AA Snapdragon 800
CPU
Quad-core 2.26 GHz Krait 400
GPU
Adreno 330
Sensors
Accelerometer, gyro, proximity, compass
Browser
HTML5
GPS
Yes, with A-GPS, GLONASS
Java
Yes, MIDP 2.1
Colors
Black, White
Battery
Non-removable Li-Ion 3450 mAh battery


Review BlackBerry Passport

Design
Bila anda melihat mungkin ada sebagian yang melihatnya sebagai bentuk yang biasa, namun jika sudah melihat langsung atau memegangnya langsung tentu akan terasa berbeda. Apa yang berbeda? ukuran dan keypad yang berbeda. Dengan ukuran fisik xx cm x yy cm dan display yang berbentuk persegi mungkin terlihat aneh dan ditambah keypad fisik yang hanya terdiri dari 3 baris. Dari bentuk yang berbeda ini tentunya  BlackBerry punya alasan khusus apakah dilihat dari segi marketing atau dari sisi inovatif nya dan kita kembalikan itu ke BlackBerry sebagai designer nya.
Dari sekeliling fisiknya ditahan dengan frame yang terbuat dari logam yang terlihat seperti bahan stainless, namun saya belum confirm apakah ini terbuat dari stainless, aluminium atau dari bahan lain. Dibagian muka didominasi oleh display LCD dan keyboard, dengan bahan keyboard mirip BlackBerry Q10.
Bagian sisi atas terdapat connector audio 3,5" di sebelah kiri dan tombol power disebalah kanan. Disisi kanan terdapat 3 tombol volume dan pause yang terbuat dari logam dengan bahan yang sepertinya sama dengan frame bagian sisinya. Dibagian sisi bawah terdapat connector USB dibagian tengah dan 2 lubang speaker dikanan kirinya. Dibagian belakang terdapat kamera  dan flash di bagian atasnya den logo BlackBerry di bagian tengah nya. Bahan untuk bagian belakang terbuat dari bahan yang kesat dengan warna dof yang membuat bagian belakang ini tidak terasa licin.
BlackBerry Passport Top bottom side

BlackBerry Passport Right Side

BlackBerry Passport Back Side


Processor

Semua BlackBerry 10 yang sudah diluncurkan sebelumnya dari mulai BlackBerry Z10 hingga yang terakhir diluncurkan yaitu BlackBerry Z3, semuanya menggunakan processor dual core atau 2 inti processor untuk pengoperasian seluruh systemnya. Dari sejak saya menggunakan BlackBerry Z10 saya sudah mencoba menjalankan games yang lumayan berat seperti Asphalt 7 dan Nuvo karena memang saat itu kedua games ini diberikan gratis oleh Blackberry. Dan saya sering memainkan kedua games tersebut saat itu, sejauh saya memainkan nya tidak ada masalah seperti lack atau hank, semua normal-normal saja. Jadi intinya dengan dual core sudah dapat menjalankan aplikasi atau games yang cukup menyedot processor dan memory. BlackBerry Passport sudah ditanamkan processor quad core atau 4 inti processor.  Dengan OS yang terus berkembang dan kebutuhan pemprosesan yang lebih komplex maka quad core ini sudah lebih dari cukup untuk menjalankan OS blackberry 10 ini termasuk untuk beberapa tahun kedepan dengan aplikasi dan games yang menuntuk spek yang lebih tinggi.

Memory


Memory RAM 3 GB yang ada di Blackberry passport sepertinya lebih dari cukup untuk mengakomodasi beberapa aplikasi yang berjalan bersamaan atau multi tasking.  Bila dibandingkan dengan Model BlackBerry 10 dengan keyboard fisik yaitu Blackberry Q5 dan Q10, berikut memory yang ada di model sebelumnya:

  • Blackberry Q5 dengan memory internal 8GB dan RAM 2 GB
  • BlackBerry Q10 dengan memory internal 16 GB dan RAM 2 GB
  • BlackBerry Passport dengan memory internal 32 GB dan RAM 3 GB, dengan support Memory external atau SD card yang dapat dipasang hingga 64 GB.


Beberapa bulan belakangan saya menggunakan BlackBerrry Z3 sebagai salah satu handphone keseharian saya, dan salah satu kendala di Blackberry Z3 adalah memmory yang sering tekor dan sering ada notifikasi bahwa memory hampir penuh khususnya untuk memory penyimpanan untuk system dan aplikasi, karena memang untuk data-data personal seperti hasil foto disimpan di memory external atau SD card. Memory di Blackberry Passport ini bukan jadi ganjalan atau kekhawatiran akan kekurangan memory baik itu RAm saat menggunakan multitasking atau menjalankan aplikasi yang boros memory, dan juga memory internal 32 GB yang dapat di tambahkan dengan memory external sampai 64 GB.

Kamera

Untuk kemampuan mengambil gambar, BlackBerry Passport dilengkapi dengan kamera utama atau kamera belakang ber resolusi 13 mega pixel tentu ini merupakan kamera dengan kemampuan tertinggi bila dibandingkan dengan model - model BlackBerry 10 sebelumnya. Sedangkan untuk kamera depan dengan resolusi 2 mega pixel yang mana sama seperti model terdahulunya. Karena memang untuk kamera depan lebih difungsikan untuk video call atau BBM video yang tentunya konsent pada konsumsi data yang bila menggunakan resolusi tinggi tentu akan menarik kuota data lebih besar namun yang terpenting adalah kebutuhann kecepatan internet yang harus menggunakan mbps tinggi yang saat ini masih jarang di Indonesia. Dari hasil penangkapan kamera belakang yang sudah saya coba relatif cukup tajam dan jernih untuk sekelas smartphone.

Touch Screen Display

Display atau LCD yang digunakan di BlackBerry Passport ini berukuran 4,5 inch dengan resolusi 1440 x 1440 pixel. Dengan resolusi ini sudah sangat tajam dengan ukuran layar yang 4,5 inch ini, sehingga bila dilihat dari menu dan tulisan yang di tampilkan bisa lebih kecil dengan ketajaman yang cukup tinggi sehingga masih dapat terbaca atau terlihat dengan jelas walau ukuran kecil. Technologi yang dipakai untuk touch screen display ini menggunakan Capacitive touch screen namun walau demikian selama saya menggunakan model ini cukup nyaman dengan tampilan yang diberikan.  Memang penglihatan bagus tidaknya tampilan sangat subjective namun secara teori bila menggunakan resolusi yang tinggi harusnya sudah dapat menampilkan hasil yang tajam.

Keyboard

BlackBerry Passport Keyboard

Bila dilihat secara fisik Blackberry Passport yang menggunakan 3 baris keyboard fisik yang bila dilihat tidak ada tombol angka disana. Lalu bagaimana bila ingin mengetikkan angka? Sebenarnya keyboard di model ini merupakan kombinasi dari keyboard visik dan keyboard virtual, artinya untuk angka dan karakter-karakter khusus menggunakan virtual keyboard yang secara otomatis dapat keluar jika kita masuk mode menulis, seperti ingin menulis pesan BBM ataupun email. Secara karakter keyboard fisiknya hampir mirip dengan keyboard BlackBerry Q10, namun dari yang saya rasakan menggunakan kedua model ini yaitu Q10 dan Paspport, dimana Passport menurut saya sedikit lebih keras dibandingkan Q5 namun bila dibandingkan dengan Q5 tentu Passport ini terasa lebih baik. Fitur predictive keyboard masih ada di BlackBerry Passport ini dengan prediksi kata akan muncul di bagian atas virtual keyboard, juga auto complete kata yang akan keluar otomatis jika kita menuliskan kata yang salah namun fungsi ini kita bisa non aktifkan jika tidak diperlukan atau terasa mengganggu.

Operating System

BlackBerry Passport OS

Sejak menggunakan BlackBerry Passport ini sudah menggunakan OS BlackBerry 10.3 dengan perubahan yang significant dari OS sebelumnya yaitu BlackBerry 10.2.1, dengan beberapa fitur yang masih ada dan juga fitur-fitur baru yang hanya ada di Blackberry 10.3 ini, yaitu :
  • Kompatibel untuk aplikasi Android
  • Radio FM (bukan radio streaming)
  • Dapat menampilkan aplikasi yang aktif  lebih banyak dari versi OS sebelumnya
  • Self timer di menu kamera
Dan masih banyak lagi fitur disana, dan seiring perkembangan teknologi software, BlackBerry Passport akan dapat mengimbanginya dengan kemampuan hardware yang sudah mencukupi sesuai yang sudah diulas diatas.

BlackBerry Passport Compare

Kelebihan BlackBerry Passport


  • Kapasitas Battery 3450 mAh yang bisa bertahan lebih dari 1 hari untuk pemakain normal
  • Sudah menggunakan OS BlackBerry 10.3 dengan fitur-fitur baru yang sangat membantu
  • Processor sudah quad core, tanpa khawatir lagi menjalankan aplikasi yang berat
  • Memory internal dan external sudah cukup besar untuk sekelas smartphone


Kekurangan BlackBerry Passport


  • Pemasangan SIM Card dan SD Card yang lumayan sulit
  • Non-removable battery
  • Kombinasi keyboard fisik dan virtual yang sulit bagi yang belum terbiasa
  • Handling saat pengetikan sulit  menggunakan 1 tangan

Review BlackBerry Passport yang akan diluncurkan

BlackBerry Passport
Beberapa hari lalu Jhon Chen selaku CEO BlackBerry memperkenalkan dua buah model baru BlackBerry yaitu BlackBerry Classic dan BlackBerry Passport, juga menginformasikan ke publik mengenai BlackBerry Z3 versi LTE dengan peningkatan memory dan tentunya support jaringan LTE. BlackBerry passport ini belum diluncurkan ke pasaran oleh BlackBerry dan kemungkinan akan diluncurkan di tahun ini. Jhon Chen pernah mendomokan BlackBerry Passport ini ke publik yang artinya model baru ini sudah dipastikan akan diluncurkan ke pasar. Namun diluar perkenalan secara resmi, diluar sana sudah ada yang mempublikasikan model BlackBerry Passport ini. Salah satu yang mempublikasikan model baru ini adalah CrackBerry dan semua foto diambil dari CrackBerry.com. Namun model ini belum resmi dirilis ke pasaran sehingga model ini masih dianggap prototype walau secara resmi sudah diperkenalkan. Karena bukan versi production atau model yang sudah diluncurkan ke pasaran, masih ada kemungkinan perubahan-perubahan mulai dari bentuk dan juga beberapa fungsi walau perubahannya sangat minor.

Design

Design BB Passport
Credit picture to CrackBerry
Design BB Passport
Credit picture to CrackBerry

Bila dilihat sekilas saja bahwa model baru ini sangat berbeda dengan model - model sebelumnya termasuk model non BlackBerry 10. Yang sangat terlihat perbedaannya adalah layar persegi yang relatif lebar dan juga bentuk dari keyboard fisik nya yang sedikit agak berbeda. Biasanya model BlackBerry dengan Keyboard fisik sangat mudah untuk dioperasikan dengan satu tangan saja, namun untuk model baru ini sepertinya tidak mudah untuk mengoperasikan atau melakukan pengetikan dengan satu tangan saja karena ukurannya yang lumayan lebar. Berdasarkan hasil reviewnya bahwa bagian belakangnya sangat nyaman untuk di genggam.

Keyboard

Keyboard Passport
Credit picture to Crackberry

Model Blackberry Passport ini menggunakan keyboard fisik dengan model qwerty keyboard atau satu tombol satu huruf. Namun bila dilihat lagi bahwa yang membedakan dengan model Blackberry secara umum adalah tidak terdapatnya tombol angka yang biasanya terdapat di barisan paling atas di bagian keyboard. Lalu bagaimana jika ingin mengitikkan angka? Untuk pengetikan angka menggunakan virtual keyboard atau keyboard yang ditampilkan di layar display, jadi bila virtual keyboard dikeluarkan maka secara keseluruhan keyboard Blackberry passport ini memiliki keyboard yang utuh. Karena ukurannya yang relatif lebih lebar maka tombol - tombol keyboardnyapun lebih lebar pula, yang memungkinkan untuk tidak salah melakukan pengetikan. Bahan untuk keyboard fisik ini tidak terbuat dari plastik dan tidak terasa klik saat menyentuhnya, atau lterasa lembut. Jika kita bandingkan dengan model Q5 yang terasa berbahan plastik dan terasa mengklik jika menekannya, mungkin bahan dari keyboard model baru ini seperti model Q10 yang terasa lebih lembut dan mungkin lebih baik dari Q10.

Operating System

Model ini masuk dalam kelas Blackberry 10 dengan versi OS yang ditanamkan adalah versi 10.3 sesuai dari icon - icon yang ditampilkan dimana icon - icon pada versi OS terbaru yaitu 10.3 banyak berubah dari versi sebelumnya. Sehingga dengan melihat icon nya saja kita sudah tahu itu versi 10.3 yang saat ini belum diluncurkan secara resmi. Namun versi developernya sudah diluncurkan walau dengan fitur - fitur yang tidak dikeluarkan semuanya atau terbatas. Saya sendiri sudah menggunakan versi 10,3 ini di Blackberry Z30, dan yang saya rasakan banyak perubahnnya. Bila anda ingin mengetahui apa saja perubahan di versi 10.3 dapat melihatnya disini :

Performance

Terkait dengan kehandalan, kecepatan dan kegunaan dari fungsi - fungsi yang ada di Blackberry Passport ini ditentukan oleh operating system dan dukungan hardware. Hardware disini adalah processor, memmory dan penunjang lainnya. Dalam reviewnya tidak spesifik menjelaskan processor yang digunakan namun saya yakin bahwa model terbaru ini akan menggunakan minimal dual core processor seperti model - model BlackBerry 10 sebelumnya. Dengan processor dual core untuk sekelas smartphone menurut saya lebih dari cukup untuk menjalankan aplikasi -aplikasi harian. Sedangkan untuk Memmory berdasarkan perangkat yang digunakan untuk review, sudah menggunakan RAM 3GB dan internal memory penyimpanan 32 GB dan didukung dengan external memory yang mampu sampai 64 GB. BIla benar terjadi maka dukungan memory ini merupakan ukuran terbesar yang pernah dibuat oleh BlackBerry. Maka jika kita telah menggunakan model - model Blackberry mulai dari Z10 hingga Z3 dengan kemampuan yang sudah memadai, maka Blackberry passport ini emiliki kemampuan performance yang lebih baik dari model yang sudah ada sebelumnya.

Kamera

Camera BB Passport
Credit picture to CrackBerry

Untuk kamera utama atau kamera belakang belum disebutkan secara spesifik namun untuk kamera depan sudah menggunakan kamera 3 MP yang bila dibandingkan dengan model sebelumnya, resolusi kamera depan ini paling tinggi dikelasnya sehingga memungkinakan hasil gambar atau video yang lebih baik saat melakukan video call atau sekedar photo selvie. Dengan dukungan versi OS 10.3 yang didalamnya sudah terdapat fitur HDR yang dapat menghasilkan gambar yang lebih baik pada fokus gambar yang memiliki dua kondisi pencahayaan yang extrim artinya sebagian sangat terang sebagian lagi sangat gelap, dengan HDR ini kedua kondisi tersebut masih dapat di tangkap dengan hasil yang lebih baik dibandingkan mode foto biasa. Selain itu fitur self timer yang memungkinkan untuk melakukan pemotretan dengan menggunakan timer yang biasanya digunakan untuk foto diri dari jarak yang jauh dari genggaman tangan.

Ketahanan Battery

Battery yang ditanamkan pada perangkat ini memiliki kapasitas 3450 mAh yang berdasarka revie nya setelah melakukan bebrapa fungsi di Blackberry Passport ini, kapasitas batterynya tidak turun jauh yang artinya bahwa battery nya akan lebih hemat bila digunakan untuk keperluan sehari - hari. Tentu ketahanan battery sangat berpengaruh terhadap jaringan operator dan aplikasi - aplikasi yang sering digunakan.

Review ini berdaasarkan model prototype yang masih ada kemungkinan untuk perubahan - perubahan bentuk, bahan ataupun spesifikasi teknisnya. Jika nantinya model yang resmi diluncurkan sama persis dengan model prototype ini tentunya dengan spesifikasi teknis yang lumayan tinggi, didukung ketahanan battery yang lebih baik juga keyboard fisik yang lembut dan nyaman, bisa menjadikan ini menjadi salah satu model Blackberry yang powerfull.
Untuk review langsung dan harga BlackBerry Passport dapat dilihat harga dan review BlackBerry Passport

Apakah BlackBerry 10 anda panas ?

BlackBerry 10 merupakan Operating System dari perangkat BlackBerry terbaru dengan platform pemprogramannya menggunakan QNX, sedangkan Operating system sebelumnya menggunakan BlackBerry OS (versi 5/6/7) dengan platform pembentukannya menggunakan bahasa pemprograman Java. Masalah yang sudah terkenal di Blackberry OS yang lama adalah Jam Pasir, Istilah jam pasir ini muncul karena muncul animasi jam pasir ketika proses loading memakan waktu yang relatif lama, Intinya adalah masalah BBOS yang lama itu adalah loading nya lama ketika melakukan beberapa proses. Dan saya yakin dibuatnya Blackberry 10 ini adalah untuk menyelesaikan masalah loading lama dan itu berhasil karena walaupun sudah tidak ada jam pasir juga tidak ada proses yang memakan waktu loading lama, tentu selain dari pengaruh OS nya, juga dukungan dari processor dan memory yang sudah ditingkatkan dan diperbaiki. Selain jam pasir ada masalah lain yang sering dijumpai di BBOS yaitu hang dan restart, terutama hank atau perangkat tidak merespon sama sekali, ini mengharuskan pengguna untuk mencabut atau melepas battery yang kemudian dipasang kembali. Di BlackBerry 10 ini, selama saya menggunakan BlackBerry 10 dari model Z10 hingga sekarang yaitu Z3, sangat jarang atau mungkin hampir tidak pernah mendapatkan hank. Sehingga BlackBerry memberanikan untuk membuat smartphone nya dengan battery yang ditanam atau tidak mmudah untuk dilepas pasang oleh pengguna.

Masalah - masalah di Blackberry 10

Ada beberapa keluhan yang saya terima yang diantaranya dari blog ini, dari beberapa feedback yang saya terima saya ingin meng highlight masalah panas di smartphone BlackBerry 10 ini. Bila ada yang mengatakan perangkat smartphone nya panas, sebenarnya apa nya yang panas ? apakah LCD, penutup battery atautombol power ? mungkin diantara anda tidak tahu dengan spesifik apa saja komponen yang mengakibatkan panas, Beberapa komponen yang mungkin bisa menjadi pansa adalah :

  • Chip Power Amplifier RF, atau komponen yang terkaitnya
  • Chip atau komponen power supply atau daya
  • Processor 
Mungkin ada beberapa komponen lainnya yang bisa menyebabkan panas diantarnay battery atau komponen lain, namun ketiga komponen diatas merupakan komponen umum di elektronika yang bisa menjadi panas.


Kondisi sinyal

Sinyal dengan kondisi full akan mengambil daya lebih sedikit dibanding sinyal yang sedikit. Ketika kita berada dekat dengan BTS maka sinyal akan full dan saat melakukan komunikasipun transmitter dari smartphone tidak perlu mengeluarkan daya power yang besar namun sebaliknya jika BTS jauh maka smartphone aan mengeluarkan daya yang besar. Analoginya ketika kita berkomunikasi dengan orang yang jaraknya jauh maka kita akan berteriak sekuat tenaga namun jika jarak nya dekat kita cukup berbisik tanpa banyak tenaga. Maka jika kita melakukan panggilan telephone dengan sinyal yang lemah dalam waktu lama akan mengakibatkan kenaikkan suhu.

Penggunaan komsumsi daya yang besar

Secara umum komponen-komponen smartphone yang akan menarik daya besar adalah Amplifier RF, Processor, Display, Kamera flash. Jika konsumsi daya terus menerus ditarik dari komponen tadi, maka suhu akan terus meningkat.

Penggunaan processor yang tinggi

Processor mungkin tidak pernah berhenti bekerja termasuk saat standby pun dibelakang layar ada beberapa program yang berjalan, namun load nya tidak terlalu besar dan tidak berakibat apa-apa. Namun jika kita terus menerus memfungsikan processor untuk terus bekerja keras tanpa henti seperti bermain game yang berat, maka suhu akan cepat naik.

Bagaimana mengatasi panas di Blackberry 10

Pada kondisi standby dan normal, harusnya suhu perangkat hampir sama dengan suhu kamar, dan pada pemakaian sesekali saja hampir tidak menaikkan suhu.
Peningkatan suhu yang terasa hangat saja dan tidak terlalu lama maka ini normal dan abaikan saja, karena suhu akan kembali normal.
Peningkatan suhu berlangsung lama walaupun tidak terlalu panas, yang anda lakukan adalah menonaktifkan aplikasi yang sedang berjalan jika memang tidak digunakan, kecuali sedang menelpon dalam waktu lama yang mungkin suhu akan terus naik.
Peningkatan yang tiba-tiba panas sekali, biasanya ada aplikasi yang tidak sengaja terbuka cukup lama atau smartphone terjadi trouble karena hank atau loading menerus. Bila suhunya diatas rata-rata atau relatif cukup panas, disarankan untuk menonaktifkan aplikasi yang berjalan dan/atau mematikan perangkat untuk lebih amannya.
Posisi standby tiba-tiba panas dan terjadi cukup sering maka ada kemungkinan masalah di signal atau hardware, agar diperiksa di service center BlackBerry terdekat.


Beberapa Cara mengecek pemakaian Memori

Memory Monitor
BlackBerry 10 sejak peluncuran pertama kalinya dengan model BlackBerry Z10 hingga yang terakhir keluar yaitu BlackBerry Z3 semuanya sudah menggunakan processor dual core diatas 1 Ghz. Untuk sekelas smartphone, kecepatan processor tersebut sebenarnya sudah lebih dari cukup didukung lagi dengan dedicated graphic processor yang artinya untuk pengolah tampilan di laksanakan oleh processor tersendiri tanpa mengganggu dari processor utama. Namun beberapa feedback yang saya terima melalu blog ini adalah mengenai memory baik itu memory sementara atau RAM, maupun memory penyimpanan atau storage, bisa juga disebut sebagai hard disk internalnya. Terutama untuk model BlackBerry Z3 dengan harga yang paling murah di kelas BlackBerry 10 namun kompensasinya adalah penurunan spesifikasinya nya, dari sisi produsen tentu hal ini wajar untuk harga murah spek nyapun rendah walau menurut saya masih cukup untuk sekelas smartphone. Namun dari sisi pengguna inginnya harga murah namun spek lumayan tinggi. Dalam meeting BlackBerry beberapa hari lalu Jhon Chen menjanjikan akan mengeluarkan BlackBerry Z3 versi LTE dan penambahan memory, mungkin ini suatu jawaban dari feedback yang mereka terima atakah ini sekedar strategi bisnis.

Bagaimana melihat memory yang terpakai ?

Saya akan mengambil sample kasus untuk Blackberry Z3 yang memiliki issue terkait memory ini, dimana untuk melihat memory kita dapat menggunakan beberapa cara, yaitu melalui :

  • Informasi hardware di menu setting
  • Storage dan Access di menu setting
  • Menu BBVE
Dari ketiga menu/aplikasi tersebut kita dapat melihat status memory yang tersedia saat ini, langsung saja saya akan menunjukkan bagaimana cara melihat status memory dari ketiga cara diatas :
Informasi Hardware, buka menu setting --> About, pada bagian paling atas terdapat drop down menu, tap di drop down menu tersebut kemudian pilih hardware, maka akan muncul status memory storage dan RAM.
Storage and Access, dari menu ini yang ada di setting akan terlihat pemakaian memory penyimpanan internal nya, dan juga memory externalnya atau SD card. Untuk kasus ini kita akan fokus pada penyimpanan memory internal.
BBVE, BlackBerry Virtual Expert merupakan tools yang disediakan oleh Blackberry untuk keperluan diagnosa kerusakan yang dapat digunakan langsung oleh penggunanya. Namun selain tiu BBVE juga dapat menampilkan informasi beberapa status hardware nya seperti status memory, status battery, jaringan dan lain-lain.Ketika anda membuka BBVE  maka akan langsung tampil, beberapa status hardwarenya termasuk status memory internel dan external nya di bagian bawah.
Dari ketiga cara diatas hanya metode pertama saja yang dapat menampilkan status memory sementara aatau RAM nya, selebihnya hanya menampilkan status memory penyimpanan, maka untuk status penggunaan RAM sudah tentu kita hanya berpatokan pada meode pertama, sedangkan status memory penyimpanan dapat dilihat menggunakan ketiga cara diatas.

Test pengecekan memory

Saya akan mengecek tampilan informasi status memory penyimpanan internal dari ketiga metode diatas. Dan saya menggunakan Blackberry Z3 sebagai sample kasus ini, dengan melihat pada kondisi yang sama tanpa melakukan aktifitas apa-apa, dan hasilnya adalah :
Free Storage dari Informasi hardware :  1,5 GB
Penggunaan device storage melalui Storage  and Access : 5,9 GB (Free 2,1 GB)
User storage melalui BBVE : 3,8 GB dari 5,6 GB (Free 1,8 GB)
Dari ketiga pengecekan bahwa ketiganya memberikan hasil yang berbeda, lalu mana yang benar ?
Mungkin hanya developer Blackberry yang mengetahu lebih detail masalah ini, dan saya belum mendapatkan penjelasan dari perbedaan ini. Namun yang terpenting adalah ketika free memory anda tinggal sedikit

Apa yang harus dilakukan dengan memory anda?


Bagi saya, selama free memory masih lumayan besar saya tidak akan mempermasalahkan ini, namun mungkin dari anda ada yang free memory nya tinggal sedikit, lalu apa yang harus dilakukan agar free memory bisa bertambah:
1. Simpan semua data gambar, lagu, dokumen kedalam memory external atau SD Card.
2. Cek melalui menu Storage dan Access, lalu buka Device Storage Detail maka akan muncul aplikasi yang terinstal beserta besarnya memory yang digunakan. Hapus aplikasi dari aplikasi yang menggunakan memory dari yang terbesar bila aplikasi tersebut jarang digunakan.
3. Set default penyimpanan hasil tangkapan kamera ke SD Card.
Mungkin itu beberapa cara yang dapat menambah free memory anda, bila memory anda sudah hampir habis terpakai.